BAB I
PENDAHULUAN
- Dasar Pemikiran
Dunia usaha semakin meluas, sementara persaingan global menuntut kita untuk menampilkan sesuatu yang berbeda dari yang lain, menampilkan brand yang hidup yang tidak dapat ditiru dan bukan hasil tiruan. Setiap pelaku bisnis terus menggali itu sebagai bagian dari persaingan global, persaingan yang harusnya dibangun secara sportif dan terukur. Hasil yang memuaskan dari usaha persaingan pasar yang begitu berat, menghasilkan kepuasan tersendiri bagi para pelaku ekonomi yang memutar sirkulasi keuangannya ke seluruh pundi-pundi ekonomi agar menghasilkan pundi-pundi yang subur menjadi mesin uang tercepat dan kontinyuitas.
Berbagai peluang usaha terus dicari dan diburu oleh banyak orang, mulai dari politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, pertahanan, keamanan, barang dan jasa serta masih banyak yang lainnya. Berlomba-lomba menuju puncak kesuksesan dalam berbisnis dan berwirausaha, menyusul para konglomerat yang sudah duduk asik menikmati limpahan harta dan bunga deposito.
Sementara di sisi lain orang berjatuhan tidak kuat menghadapi persaingan hidup yang begitu kuat gelombangnya, akhirnya mereka terkaparbalik kembali ke tepian dan belum melewati samudera. Mereka takut untuk mengambil keputusan, takut kalau nanti tenggelam. Padahal mereka belum merasakan asinnya lautan bisnis, tetapi mereka sudah takut kakinya menginjak pesisir pantai, bagaimana tau kalau lautan itu airnya asin. Mereka membutuhkan motivasi untuk membangun semangatnya, membutuhkan energi yang dialiurkan ke tubuh mereka, membuthkan api yang disundutkan ke diri mereka untuk dapat bertarung menghadapi dunia usaha yang semakin keras ini.
Banyak orang yang ingin terus maju, tap mereka bgung harus memulai dari mana. Anak sekolahpun ikut tidak bersemangat, para pegawai tidak lagi produktif, karyawan terus mengalami penurunan kerja, mereka kalah dengan semangat mereka sendiri. Akhirnya, angka bunuh diri meningkat pada zaman ini, angka penganguran begitu pesat, banyak sarjana yang tidak tahu harus kemana setelah lulus, banyak orang tua yang sudah tidak lagi mau menyekolahkan anak-anaknya, bahkan ada orang tua yang membunh keluarganya sendiri dengan cara diracun.
Inlah potret kehidupan, seolah mereka dilahirkan untuk hidup susah, dilahirkan hanya untuk mati dan tidak tahu harus bagaimana mereka. Sudah tidak ada lagi semangat untuk hidup, semangat untuk bekerja keras, semangat untuk sukses, semangat untuk terus belajar dan semangat untuk hidup yang lebih baik.
Atas dasar inilah ZERO TRAINING INDONESIA lahir sebagai salah satu solusi dalam menjawab permasalahan ini. Permasalahan yang tidak kunjung usai. Maka, ZTI ingin membantu membangun kembali jati diri bangsa dengan memberikan pelaihan-pelatihan yang bersifat memberikan rangsangan motivasi untuk berprestasi, berjuang dan bertahan. Kami hadir sebagai sebuah lembaga training berbagai macam kebutuhan dalam pengembangan sumber daya manusia.
Secara peluang dan kesempatan berwirausaha, maka saat ini lembaga yang semacam ini masih belum banyak dimiliki, dan kami berharap ini dijadikan sebuah peluang usaha yang sehat di samping ini juga sebagai satu gerakan moral anak bangsa untuk membantu membangun `Indonesia Emas`. Secara budaya, maka type orang Indonesia yang memang harus disulut terlebih dahulu baru bergerak, merupakan peluang yang besar untuk lembaga ini eksis sebagai penyulut etos kerja dan gerak orang-orang Indonesia.
Setiap orang memiliki kecendrungan untuk dapat memberikan yang terbaik untuk orang-orang ang dicintainya, maka secara psikologis orang akan termotivasi untuk memberikan tersebut.
Maka lembaga ini memberikan stimulus untuk terus memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang dicintainya.
Kami berharap dengan lahirnya lembaga training dan konsultasi ZERO TRAINING INDONESIA ini dapat menjadi bagian yang gterpenting dari seluruh sisi kehidupan. Lahir dan berkembang demi hidup yang lebih baik!
- Bidang Usaha
Bidang usaha yang akan dilaksanakan dari perusahaan ZERO TRAINING INDONESIA adalah pelatihan dan konsultasi, yang meliputi :
- Motivation Training
- Entrepreneurship Training
- Personality Training
- Training For Trainers
- Fun Games Activities
- Out Bond & Out Door
- Consulting
- Tempat Usaha
ZERO TRAINING INDONESIA bertempat di Jl. Anggrek No: 4A Rt 03/IV Penancanagan Baru Serang 42151. Dan dapat dihubungi melalui e-mail kami di zero_indonesia@yahoo.com dan dapat dikunjungi di www.zerotrainingindonesia.blogspot.com. Mobile Phone : +62812 1824 3323 dan Home Phone : (+62254) 9277 129.
BAB II
ANALISIS MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN
- Manajemen Pemasaran
- Konsumen
Lembaga training ini memiliki pangsa pasar di tingkat pelajar, mahasiswa, pegawai/karyawan dan umum. Untuk tingkat pelajar lembaga training ini bisa dalam bentuk training motivasi untuk membangkitkan semangat belajar atau sebagai penyemangat dalam menghadapi ujian nasioanal. Untuk tingkat mahasiswa ini juga bisa berupa training motivasi atau training kepribadian dalam membangun diri mereka. Begitu juga di kalangan pegawai/karyawan dan umum, semua jasa yan ditawarkan oleh ZERO TRAINING INDONESIA dapat dilaksanakan dalam berbagai kebutuhan, atau disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.
Inilah pangsa pasar yang kami jadikan sebagai satu kesatuan yang sangat penting, sebab peluang usaha yang kami tawarkan berupa sebuah nilai, nilai dalam semua sisi. Maka tidak salah kalau lembaga ini menawarkan kepada semua tingkat kebutuhan konsumen.
- System Promosi
ZERO TRAINING INDONESIA memberikan penawaran terbaik dan cara terbaik pula untuk memberikan informasi kepada khal layak ramai. Kami akan mencoba mempromosikan lembaga training ini melalui :
a. Pamflet
b. Brosur
c. Internet/Milist dan Blog
d. Datang langsung ke instansi terkait
e. Dll
- Alur Pendistribusian
Karena ZERO TRAINING INDONESIA bukan jenis usaha berupa barang, akan tetapi berupa jasa. Maka, alur pendistribusian kami langsung dari konsumen kepada produsen, Atau bagi siapa saja yang membutuhkan kami, maka kami akan datang langsung menghubungi pihak yang bersangkutan. Kami juga memiliki rencana untuk membanguncabang dan mendirikan kantor perwakilan di setiap provinsi di Indonesia. Kalau ini sudah berjalan maka alur pendistribusian akan ditambah melalui kantor perwakilan cabang di daerah.
- Manajemen Keuangan
- Modal usaha (Analisis kebutuhan, diperoleh dari mana?)
Modal usaha ZERO TRAINING INDONESIA diperoleh dari pinjaman Bank sebesar Rp. 25.000.000,- yang diangsur selama 3 tahun dan biaya angsuran per-bulan sebesar Rp. 750.000,-. Dana pinjaman tersebut direncanakan akan diestimasikan untuk beberapa kebutuhan. Analisis kebutuhannya adalah sebagai berikut :
No | Jenis Kebutuhan | Harga | Ket |
1. | 1 buah Laptop Core 2 Duo | Rp. 7.000.000,- | Toshiba |
2. | 1 buah In-Focus | Rp. 7.000.000,- | Ben-Q |
3. | Sound System | Rp. 2.500.000,- | Simbadda |
4. | Sewa Tempat | Rp. 5.000.000,- | Per-tahun |
5. | Jas Hitam | Rp. 600.000,- | 3 buah |
6. | ID Card | Rp. 60.000,- | 3 buah |
7. | Pembuatan Brosur dan pamflet | Rp. 500.000,- | 4 rim |
8. | Modul Pelatihan | Rp. 500.000,- | 100 buah |
9. | ATK | Rp. 500.000,- | Lengkap |
10. | Poster | Rp. 100.000,- | 10 buah |
11. | Biaya Pengecatan Kantor | Rp. 500.000,- | - |
12. | Biaya pembukaan rekening | Rp. 500.000,- | - |
13. | Biaya tak terduga | Rp. 240.000,- | - |
JUMLAH | Rp. 25.000.000,- |
- Pemberian harga jual
ZERO TRAINING INDONESIA menawarkan biaya pelatihan dengan sistim per-paket pelatihan. Adapun biaya pelatihan per-paket sebagai berikut :
Ø In-Door Training :
Paket One Times Training : Rp. 150.000,per-orang
Dalam paket ini peserta mendapatkan fasilitas sebagai berikut : Kartu Anggota, modul, snack dan makan 1x, dan sertifikat. Minimal jumlah peserta 20 orang dan maksimal 50 orang. Pelatihan berlangsung selama 3 jam.
Paket One Day Training : Rp. 300.000,- per-orang.
Dalam paket ini peserta mendapatkan fasilitas sebagai berikut :
Kartu Anggota, modul pelatihan, snack dan makan 2x, coffe break, CD pelatihan, Note Book dan sertifikat. Minimal jumlah peserta 20 orang dan maksimal 50 orang. Pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, mulai dari jam 7 pagi s.d jam 5 sore.
Paket Full Training : Rp. 500.000,- per-orang
Dalam paket ini peserta mendapatkan fasilitas sebagai berikut :
Kartu Anggota, modul pelatihan, snack dan makan 4x, coffe break, CD pelatihan, Note Book dan sertifikat, ruangan ber-Ac dan tempat menginap. Minimal jumlah peserta 20 orang dan maksimal 50 orang. Pelatihan berlangsung selama dua hari.
Ø Out-Door Training :
Dalam jenis pelatihan ini pihak ZERO TRAINING INDONESIA hanya menawarkan bentuk pelatiahan saja, adapun fasilitas dan lain sebagainya diserahkan kepada panitia penyelenggara pelatihan yang mengundang tim ZERO Training Indonesia.
- Paket One Time : Rp. 3.000.000,-
- Paket One Day : Rp. 5.000.000,-
- Paket Full : Rp. 7.000.000,-
Seluruh penawarn paket tersebut dapat berubah sesuai dengan kesepakatan pihak penyelenggara dengan pihak ZERO Trainng Indonesia dalam Out-Door Training.
- Biaya Operasional
Seluruh biaya operasional dari usaha ini adalah sebagai berikut :
No | Kebutuhan | Perhitungan (Rp) | Ket |
1. | Biaya kebersihan | Rp. 300.000,- | Per-bulan |
2. | Sewa tempat | Rp. 140.000,- | Per-bulan |
3. | Trainer | Rp.3 x 2.000.000,- | Per-bulan |
4. | Transportasi | Rp. 300.000,- | Per-acara |
5. | Konsumsi Trainer | Rp.3 x 100.000,- | Per-acara |
6. | Perawatan Fasilitas | Rp. 500.000,- | Per-bulan |
Jumlah | Rp. 7.540.000,- | Per-bulan | |
- Manajemen SDM / HRD (Human Resource Development)
General Manager : Abdurrahman El-Hafid, B.Sc
Direktur Utama : M.Ibnu Ulwan
Direktur Keuangan : Johan Indrajaya, S.T
Direktur Pemasaran : M. Isa
Direktur HRD : Juhri Al-Bantani
Direktur Pengembangan : Nasrullah, S.Kom
- Manajemen Operasional
No | Paket | Peserta | Trainer | Operator | Ket |
1. | One Time Training | 50 orang | 3 orang | 1 orang | 1xtraining |
2. | One Day Training | 50 orang | 3 orang | 1 orang | 1xtraining |
3. | Full Training | 50 orang | 3 orang | 1 orang | 1xtraining |
Note : Training dilaksanakan minimal 2 minggu sekali dan maksimal 5 kali dalam 1 bulan.
BAB III
KENDALA DAN SOLUSI
3.1 Kendala
Sudah menjadi tanggung jawab pelaksana sebuah usaha dan kegiatan apabila menghadapi kendala-kendala di lapangan, kendala yang bersifat tekhnis atau yang lainnya. Maka, adalah beberapa kendala-kendala sebagai berikut :
1. Jadwal training yang tidak tetap, dikarenakan kurangnya informasi.
2. Trainer yang terkadang berhalangan hadir.
3. Fasilitas yang di tengah acara tiba-tiba bermasalah.
4. Laporan keuangan yang tidak rapih.
5. Manajemen pemasaran yang kurang efektif
3.2 Solusi
Dari kendala-kendala di atas maka diperkirakan dan ditawarkan beberapa solusi sebagai berikut :
- Untuk jadwal training yang tidak tetap disiasati oleh kerja tim manajemen pemasaran yang bekerja keras untuk setiap bulannya ada pelatihan. Setiap pelatihan diharapkan dapat menarik peserta dengan penawaran-penawaran yang berbeda.
- Untuk trainer yang berhalangan hadir sebaiknya sebelum pelatihan berlangsung sudah disiasati second plan apabila trainer yang sudah ditentukan tidak bisa hadir.
- Untuk fasilitas yang tiba-tiba bermasalah di tegah-tengah acara dapat disiasati dengan pengecekan sebelum acara/pelatihan dimulai. Atau harus memiliki peralatan cadangan yang telah disediakan.
- Manajemen pemasaran memang ujung tombak sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa dan barang, maka untuk masalah ini terus ditingkatkan dengan cara mengikuti pelatihan manajemen pemasaran. Jangan melupakan tekhnik evaluasi sebagai manuver cerdas membangun perusahaan.
BAB IV
PENUTUP
Demikianlah proposal usaha ZERO TRAINING INDONESIA ini dibuat sebagai acuan untuk menjalankan roda perusahaan dan sebagai salah satu bahan dalam kerja sama – kerja sama antar perusahaan atau kerja sama yang lainnya.
Besar harapan kami agar ZERO TRAINING INDONESIA ini dapat hadir dan eksis dengan konsep baru membangun ”Indonesia Emas”
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar